WELCOME IN UR MIND

selamat datang, hope you enjoy this

Senin, 08 Agustus 2011

USUL PKL BELUM D ACC

Nasib yang dialami seorang mahasiswa pertanian Unsoed sangat malang sekali. ketika teman - temannya telah melaksanakan praktek kerja lapang (PKL), ia hanya bisa termenung, karena belum di setujuinya usul kerja lapangnya oleh dosen Pembimbingnya.
Dikatakannya saat ditanyai, bahwa rata - rata dosen tersebut mengkoreksi membutuhkan waktu + 2 minggu dan sudah 4 (empat) kali revisi. memang tugas dosen adalah membetulkan kesalahan - kesalahan yang terjadi, namun haruskah tega seperti itu???
Mahasiswa tersebut, sebut saja Udin (samaran), mengaku belum dapat melaksanakan PKL lantaran belum mendapat persetujuan pembimbing. tetapi yang menjadi pertanyaan adalah, apakah Komisi Tugas Akhir dapat turut campur mengenai masalah ini??? 
Saat ini Udin sudah putus asa menghadapi masalah ini. dia lebih memilih ikut PKL di semester yang akan datang.

UNSOED dapat bantuan teknologi

Lima universitas mendapatkan bantuan hibah berupa mikroskop berteknologi tinggi dari Hitachi-perusahaan eletronik asal Jepang.

Kelima universitas yang mendapat hibah adalah Universitas Sumatera Utara (Medan), Universitas Kristen Indonesia (Jakarta), Universitas Padjajaran (Bandung), Universitas Jenderal Soedirman (Purwokerto) dan Universitas Muhammadiyah Malang (Malang).

"Adanya bantuan ini diharapkan bisa memajukan riset untuk menggali potensi keanekaragaman hayati di Tanah Air," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, usai melakukan upacara serah terima secara simbolis bantuan hibah mikroskop pemindai elektron di Jakarta, kemarin.

Menurut Agung, mikroskop ini sangat bermanfaat untuk meneliti arsitektur permukaan sel secara lebih detil lantaran dapat mengamati obyek secara tiga dimensi.

  
Dijadwalkan, mikroskop elektron seharga kurang lebih Rp1 miliar per unitnya itu bakal dikirim ke masing-masing kampus pada November nanti.

Osamu Nakamura, Managing Director Hitachi High Tecnologies Singapore, menuturkan, mikroskop ini merupakan inovasi teknologi terbaru dari Hitachi.

Produk ini dikenal dengan nama Tabletop Electron Microscope karena sudah bisa diletakkan di atas meja dengan kemampuan mengamati obyek secara tiga dimensi karena telah menggunakan teknologi berbasis elektron.

Tabletop Electron Microscope ini, berbeda dengan electron microscope yang ada sebelumnya. Jika yang sebelumnya berbasis optik dan hanya bisa memperbesar obyek yang dipindai sebesar lima kali, mikroskop canggih ini memiliki kemampuan untuk memperbesar obyek hingga 30 kali.